Mengenal Apa Itu Bisnis Dropship Dan Keuntungannya

Written by Bong on March 3, 2021 in LIP with no comments.

Tidak perduli bila kesalahan dilakukan oleh provider atau jasa pengiriman barang, yang akan menerima komplain adalah si penjual hehe dari sini peran suplier able jadi tambah penting ya sobat. Pada saat menghubungi pihak supplier, Anda dapat bertanya mengenai apa saja yang harus dilakukan dropship. Kong4D Misalnya, apakah boleh menggunakan gambar/foto yang sudah terpampang di instagram, bagaimana cara menentukan harga jual dropship, pengiriman menggunakan jasa apa, dikirim dari kota mana, dan lainnya. Berbeda dengan sistem reseller, dropship merupakan sistem di mana Anda sebagai penjual dapat berjualan tanpa harus membeli terlebih dahulu.

Produk berukuran kecil akan dikenakan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan produk berukuran besar. Cari tahu masalah yang mereka alami dan pilih produk yang bisa menawarkan solusinya. Dengan demikian, produk Anda akan dipandang bernilai oleh konsumen.

Hindari supplier yang sifat produknya Pre Order, alias harus menunggu produksi dulu setelah buyer membayar, baru barangnya dikirim. Berbeda dengan reseller yang memiliki risiko kerugian yang lebih tinggi. Hal tersebut dikarenakan seorang reseller akan menyimpan stok barang-barangnya. Apabila stok barang-barang itu sudah tidak laku lagi untuk dijual, maka seorang reseller pun akan dapat risiko berupa kerugian.

Reseller dan Dropsip mampu mendatangkan keuntungan besar dengan resiko yang kecil. Untuk menjadi seorang reseller kita tidak membutuhkan modal yang besar untuk memulai bisnis. Resellerdan Dropsip online hanya membutuhkan modal kecil, karena dengan bisnis ini kita tidak perlu menyetok barang.

Namun kamu yang memiliki tempo tinggi dan cepat sepertinya kurang cocok menjalankan bisnis ini. Dengan sistem ini kamu akan lebih mudah dan tentu lebih mungkin dalam mengembangkan bisnismu sendiri.ModalSistem dropshipper cocok dipilih bagi kamu yang memiliki modal minimalis. Meski tidak memerlukan modal yang terlalu tinggi, sistem reseller biar bagaimanapun menuntut pelakunya untuk menyiapkan modal.

Bagaimana sistem dropshipper

Seperti yang sudah saya sampaikan diatas, bisnis dropship membantu anda untuk mengeliminasi banyak faktor yang menyulitkan anda untuk memulai bisnis. Sedangkan dropshipper, kecil peluang untuk mendapatkan harga spesial lagi karena provider perlu mempacking pesanannya dan baru dapat uang ketika barangnya terjual oleh dropshipper. Selain itu, para reseller biasanya mendapatkan keistimewaan lebih berupa potongan harga karena mereka butuh membeli produk dalam jumlah ditentukan terlebih dahulu. Berbeda dengan dropshipper, reseller biasanya butuh menstok barang terlebih dahulu baik dalam jumlah kecil atau besar.

Bisnis dropship tentu saja berbeda sekali dengan bisnis konvensional yang butuh biaya operasional cukup besar. Bisnis dengan sistem dropship ini bisa dijalankan dengan biaya operasional yang sangat kecil sekali, bahkan tanpa biaya operasional. Biaya yang harus Anda keluarkan untuk memulai bisnis dropship tersebut adalah untuk biaya internet dan modem. Sementara itu untuk bisnis konvensional sendiri adalah biaya untuk listrik, gaji karyawan atau pegawai, dan biaya sewa tempat. Dengan adanya cara ini, dropshipper dapat menjual barang tanpa menyetok barang.

Salah kaprah bila kamu beranggapan bahwa seorang pebisnis memiliki waktu dan tempat kerja yang fleksibel. Nyatanya banyak pebisnis yang menghabiskan 70-80% waktunya dalam sehari untuk mengurusi bisnisnya. Hal ini semata-mata diakibatkan oleh internet, web telah membuat hal yang dulunya sulit dilakukan menjadi begitu mudah. Tidak heran kalau kemudian banyak entrepreneur muda bermunculan. Risiko rugi dari dropshipper juga sangat kecil, karena tidak menanggung risiko barang tidak laku.

Namun hal ini tidak baik karena justru akan mengalami kerugian yang sangat banyak. Karena toko dropshipping tidak memerlukan fasilitas penyimpanan dan sepenuhnya digital, maka penskalaannya lebih mudah. Keuntungan yang didapatkan dari bisnis dropship ini juga sangat besar bahkan hingga mncapai jutaan hingga ratusan juta perbulan.

Sementara dropshipper adalah pihak ketiga yang bekerjasama dengan pemilik toko untuk memasarkan produk saja. Ketika ada pesanan datang maka pemilik toko lah yang akan melakukan penyediaan dan pengiriman barang sehingga dropshipper mendapatkan keuntungan atas jasa penjualan yang dilakukannya. Sebagai Dropshipper, anda memiliki keluasan dalam hal menentukan harga dari barang yang akan anda jual tersebut dengan tetap mempertimbangkan modal dari provider dan keuntungan yang akan anda peroleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *